Learning by Doing di Pondok Pesantren Azmania Ponorogo
Azmania....
Tempat baru untuk berproses... ya meskipun aku tergolong baru di sekolah ini. Aku mulai merasakan kenyamanan dalam bekerja meskipun terkadang juga keringan dingin ketika mati kata di depan mereka dengan permainan di tengah pembelajaran. ya, mungkin bagiku sebagai pembuat soal cukup mudah tapi ya suka greget melihat mereka yang suka kesulitan menjawab dengan soal yanh didapat.
Pertemuan ke 8 lebih tepatnya aku dipercaya mengambil kelas besar yang jarang dilakukan di sekolah ini hanya karena darurat. cemas? Iya. akhirnya aku membuat mereka memahami belaajr bahasa itu asyik. Aku melakukan pembelajaran dengan menggunakan learning by doing. Mereka bersikuku untuk melakukan performance terbaik dari setiap kelompok yang saya buat secara acak. tujuannya agar mereka bercampur membaur menjadi satu.
Jujur, aku sampai saat ini belum percaya diri melakukan pembelajaran di pondok pesantren dimana tempat ini adalah tipe lembaga pertama yang akau ajari bahasa inggris. ya aku harus mengetahui sisi pembelajaran seperti apa yang harus aku berikan. dengan latar pondok pesantren aku lebih berhati hati dalam mengajarkan sesuatu pada mereka. ya, mungkin namanya otonomi profesionalitas ya... hahhaha. yang mungkin profesionalitasku terukur dari titik ini.
Aku mendapatkan pengalaman yyang sangat berarti disini mulai mengenal sekolah baru mengetahui karakter anak yang mulai puber . ya, meskipun aku pernah menemukan mereka(anak ABG) yang berlatarbelakang sekolah umum. yang jelas beda. dan aku memahami akan hal itu.
Dari titik ini aku mulai mengetahui bagaimana cara mengajar yang mana aku sendiri hanya santri ulung yang tak pernah taat pada zamannya. hahaha. kalau akau ketemu santri yang bagiku unik ya itu gambaran aku pada zamannya....

Komentar
Posting Komentar