Sudah yang Mendesah
Hari ini, tanpa rencana ku bersamai Ibu untuk berkunjung ke tempat leluhur. Kunjungan kali ini adalah Tegalsari dan Kradinan. Di tempat Tegalsari, sekarang sudah terlalu ramai. Bagiku tak sesakral dulu yang menjadi tempat meditasi ternyaman ketika saya "Jibek". Karena jiwa introvertku, seakan-akan keresahan meninggi otomatis melihat kondisi yang sekarang. Tak ada keluh kesahku ketika mengheningkan raga dan rasa kali ini. Akan tetapi, berbeda ketika saya berkunjung ke Kradinan. Suasana yang sepi, hening dan asri membuat saya lebih ini leluasa untuk berdoa dan bercerita kepada leluhur. Hingga tetesan air mata tak terbendung dalam untaian doaku kali ini. Entahlah kali ini berbeda sekali. Sudah, Gusti!. Cukup sampai begini mawon Gusti. Sepanjang perjalanan pulang bertemu dengan teman-teman dengan fase yang berbeda. Kuberikan senyumku, tapi ternyata hati ini tidak bisa berbohong untuk menolak dengan keramahan senyumku yang kupunya seperti dahulu. Sareh, Sumeleh